Kau Meninggalkanku, Kuingin Jiwamu Kembali


menangisi kepergianmu

menangisi kepergianmu

Telah lama aku bersamamu. Susah senang kita lalui bersama. Sesuatu yang rumit sering kusuruh kau kerjakan, meski kau masih butuh campur tanganku. Karena kau tak bisa berpikir atau bekerja tanpa bantuanku. Sekarang kau meninggalkanku tanpa ucapan selamat tinggal atau pesan kemana kau pergi dan untuk apa kau pergi dariku. Aku masih membutuhkanmu.

Aku sudah titipkan banyak hal padamu, karena kumerasa sudah percaya padamu. Proses dan segala perjuanganku selama ini kau bawa pergi tanpa pamit. Kalau saja kau berikan dulu titipanku padaku, aku rela melepasmu. Sungguh tega kau meninggalkanku. Banyak rahasiaku yang kau simpan, aku harap kau tak membeberkannya kepada orang yang bertemu denganmu setelah aku.

Mungkin aku terlalu memanfaatkanmu. Aku sering ajak kau bekerja denganku tanpa memberikan waktu istirahat yang cukup untukmu, maafkan aku. Aku pernah menyemprotkan air ke mukamu, itu pun tak sengaja, jangan tinggalkan aku. Mungkin aku belum bisa menjadi yang sempurna untukmu, maafkan aku.

Andai kubisa lacak dimana keberadaanmu, mungkin aku kan menghampirimu dan mencabut jiwamu dari ragamu. Aku rela hidup tanpa ragamu, tapi kubutuh jiwamu disini. Pertumbuhan jiwamu cerminan dari proses pemikiran jiwaku, kembalilah padaku. Kita memang berbeda, kau bisa anggap itu. Tapi kalau kau sudah tak bisa bersamaku, terserah kau. Mungkin kelak aku dapat penggantimu.

Selamat tinggal, selamat jalan. Semoga jiwa kita bisa bertemu di alam ide dan pikiran.

special untuk laptop dan dompetku

One response to “Kau Meninggalkanku, Kuingin Jiwamu Kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: